Pertemuan cinta





Semua bersama dengan waktunya. Begitu juga kisah pertemuan Ra dan Kaka yang sudah digarisi dengan waktu, tempat, cara, dan cerita perjalanan oleh Sang Pencipta. Hingga sampai pada sebuah perjanjian yang paling tinggi dihadapanNya. Tempat dimana semua berawal. Kita yang saling mencurahkan cinta, berbagi pundak dan pelukan saat duka, berambisi terhadap cita-cita, berusaha diselingi tawa, dan menyatukan segala hal yang berbeda dari dua hati yang tidak sama untuk menjadi dewasa

Perjalanan ini memang sangat menyenangkan meski berat, kebahagiaan ini lebih sempurna meski berombak, semakin indah meski terjal. Tapi cinta ini adalah cinta dewasa yang penuh barakah di dalamnya. Karena cinta ini adalah cinta yang tumbuh dari ketaatan kepada Allah SWT yang semakin terasah oleh kesabaran, pengertian, dan perjuangan untuk sampai pada tujuannya. Baiti Jannati. Rumahku adalah surgaku.

Tidak akan pernah ada kata cukup selain hati yang merasa syukur. Maka bersabarlah terhadap ujian dunia yang sebentar. Perbanyaklah mengingat bagaimana orang yang sangat mencintaimu memperlakukanmu dengan istimewa. Seperti bagaimana Kaka telah memperlakukan Ra dengan sangat manis. Meninggalkan secarik puisi cinta sebelum Kaka pergi kerja ke luar kota, dan membuatkan sarapan pagi untuk kita berdua sepulang Ra jaga malam di RS. Dan untuk banyak hal lain yang istimewa :"

Terimakasih cinta, untuk segalanya, untuk dunia yang kau bagi bersamaku, untuk kasih yang menenangkan, kebersamaan yang menyempurnakan, senyuman yang menyenangkan, keridhoan terhadap kesalahanku yang seringkali terulang, juga maaf dan doa terbaik yang selalu ada bersamaan.

Semoga dari benih-benih cintamu ini, kelak lahirlah pemuda pemudi yang mengagungkan nama Allah di muka bumiNya. Aamiin

untuk suamiku, 
tersayang
17 yang pertama
HR_17

Komentar