Besar dengan cinta. membentuknya
menjadi manusia yang kuat karena cinta, dan sebaliknya lemah karena duka dan
lara. Cinta menjadi sumber kekuatannya untuk hidup. tapi sayangnya terkadang dalam
hidup ada lebih banyak luka dan lara, membuatnya seringkali jatuh, namun alam telah
mengajarkan bahwa kesakitan itulah yang semakin membuatmu menjadi kuat. Alam yang
kaya akan duka, dan lara, tapi selalu ada harapan dan cita-cita dalam cinta. Bagaikan
kuas-kuas warna, yang akan semakin indah warnanya jika semakin banya cat warna
yang tergores. Jika kita mampu memadupadankan warnanya, kelak ia akan menjadi
goresan tangan yang sempurna.
Alam juga
mengantarkannya pada gerbang kedewasaan, dewasa bukan hanya mengegokan apa yang
membuatmu bahagia, karena tanpa sadar terlalu banyak kewajiban untuk
membahagiakan orang lain, ada hak yang terkadang membuat kita harus berbohong. Ya
seperti panggung sandiwara, dan wahana permainan, maka bijaksanalah bahwa ini
juga akan ada akhirnya. Maka jangan pernah sekalipun merasa sombong dengan
tidak ingin belajar memperbaiki diri. Kesempurnaan itu mustahil, tapi menjadi kewajiban
kitalah untuk terus mencapai kesempurnaan itu :)
Komentar
Posting Komentar