Bunga Papandayan



“Assalamualaikum :) ” Matahari fajar menyapaku pagi ini, sinar kuning keorange menyembul diantara ranting-ranting pohon di depanku. Minggu, 15 April 2015 Puncak Papandayan 2665 mdpl.
“Waalaikumsalam, semoga sinar kehangatanmu selalu bersama kami para pendaki sepanjang hari ini”
 


Semua mimpi dan perjuangan berbalas dengan syukur dan kemegahan yang terlihat. Berada disini tidak semudah gambar-gambar cantik ini terekam dalam kamera guys, butuh keyakinan, dan usaha yang cukup melelahkan, bukan hanya saat mendaki, saat amal pertama niat pun butuh keteguhan :)

Hamparan padang edelwis, Tegal Alun
Kita (Ara, Indah, Masep dan juga Bang Aby) jadi satu tim yang kompak plus saling bully. dan bonusnya menjadi awal cerita diantara titik titik dan titik titik. Haha *ngarang sih. Saling jujur, dan akhirnya belajar untuk saling mengenal, mengerti, dan memperbaiki. Bang Aby yang jutek, serius, dan perfeksionis, Masep orang paling sabar dan ga ada berhentinya untuk ngelucu, Indah paling bawel ga pernah serius, tapi ngakak, dan Ara yang paling males liat  muka jutek, apalagi dijutekin, dan paling suka mengkritis orang. Kita saling ga sama, tapi perbedaan bukan alesan untuk kita ga bersama :) asiik ^^ itulah kenapa aku menyukai alam. Ia menjadi pelebur manusia yang sempurna, belajar megah dengan merendah :)

Edisi elfie, di Padang edelwis, tegal alun

Hutan mati

Bang Aby yang suka selfie

Pasti ara kangen kalian, semoga kita bisa naik, jalan-jalan, dan menjelajah bareng lagi yaaa :) *terus masep buru-buru left grup. Hahaha

Papandayan yang cantik, semakin membuatku jatuh cinta dengan goresan-goresan alamMu. "Maka nikmat Tuhan Mu lagi yang manakah yang kamu dustakan?"







Thanks All guys atas perjalanan ekspedisi pendakian papandayan kali ini. Untuk tim Kopdar (kang Ivan, Lia dan intan) kalian kece badai ^^ kita banyak terbantu dengan kalian (terutama soal konsumsi) haha sama ngediriin tenda juga deng *colek masep dan bang aby. Haha. TIM 7. Kita jadi tim 7 yang mendaki bersama dan membuat cerita bersama yang tak terlupakan. 

Moment di pick up menuju pos terakhir bersama tim lain
Full team 7
Bunga edelwis sedang tidak mekar sekarang, tapi mendaki bukan tentang bunga atau puncak, tapi tentang esensinya. bagaimana kamu menemukan titik balik untuk menjadi lebih baik. dan aku membawa cerita yang berbeda kali ini.
"Tidak pernah ada persahabatan yang sempurna, tapi alam selalu menyempurnakan persahabatan itu, mengujinya dengan kealamian, dan kejujuran satu sama lain. Menjadi oleh-oleh perjalanan pendakianku kali ini. Persahabatan alami yang dipertemukan dari kesulitan, dan kebesaran hati untuk saling menghargai sebuah perbedaan, dan melekatkannya sampai akhir.










Komentar