Pernah melihat
bagaimana orang-orang baik seringkali terjebak dalam kehancuran karena kerasnya
permainan alam? Dan sebaliknya, orang orang jahat malah bermain di atas
kekuasaannya. Ya beginilah dunia. Keras, abstrak, dan sedikit sekali keadilan.
Baik dinilai buruk, dan buruk dinilai baik. Putih dan hitam bercampur menjadi abu-abu,
sarulah jadinya, dan ujung-ujungnya semakin ga jelas benang merah antara benar
dan salah. Dan yang membuat ironis, kondisi seperti ini malah membuat mereka manusia-manusia
baik menjadi paranoid untuk terjun langsung ke lapangan alasannya karena takut
tercemari oleh kotornya dunia, meyakinkan diri ingin tetap bersih, sehingga lebih
baik menghindar saja, dan biarkan mereka itu sesukanya! Ya alhasil kita bisa
lihat sekarang ini, kejahatan yang membabi buta dan tidak pandang bulu.
Jika kamu
termasuk orang yang merasakan itu, coba hargai jiwa kebaikanmu itu, dia itu bagaikan sayap burung, maka
kembangkanlah, jangan membuat sayapnya atrofi dan akhirnya mati rasa apalagi
kalo sampe ada kejadian kaya lampu petromax yang sengaja ditutupi kertas putih, yang membuat
cahayanya yang harusnya menyebar ke segala penjuru malah melempem. Merasa sudah
cukup aman dan nyaman dengan kehangatan dirinya sendiri.
Jika kejahatan
diibaratkan dengan malam, gelap, dan menakutkan, maka kebaikan diibaratkan
dengan siang, terang benderang, dan perasaan aman. Uniknya kegelapan itu bukan takdir
awalnya ia diciptakan menjadi gelap, tapi hanya sebuah efek dari tidakadanya
sesuatu, coba lihat langit! saat siang hari menjelang malam tiba, ia berubah
menjadi gelap bukan karena adanya bulan kemudian langit berubah dari terang menjadi
gelap, tapi karena semata-mata tidak ada sinar Matahari yang bersinar. Malam ada
bukan karena adanya bulan yang menggantikan matahari, tapi karena Mataharinya
yang tidak ada, maka terciptalah takdir yang bernama malam. Ya begitulah ibarat
kejahatan sekarang, dimana ia adalah efek dari tidak ada laginya orang-orang
baik yang peduli.
Maka hai orang
orang yang yakin baik, percaya dirilah, Kebaikan itu hakikatnya adalah baik,
maka ia akan didukung oleh Sang Maha Kebaikan, jadi jangan pernah merasa takut
karena kebaikan yang seringkali kalah. Karena kita selalu menang dalam kebaikan
yang sebenarnya :)
Jika aku bukan
orang jahat, maka aku adalah orang baik yang berani bergerak, bukan orang yang bukan orang jahat yang diam.
#salampengabdian
Komentar
Posting Komentar