Ketemu lagi di Pasar Seni

Assalamualaikum...
Apa kabarnya teman-teman? Sudah hari keberapa ya dari terkahir kita bertemu? Kayanya baru aja kita ketemu, 4 hari kebelakang padahal, tapi rasanya udah lama dan pengen cepet-cepet buat kumpul-bareng lagi :) Ara sendiri juga ga ngerti, dan jujur ga nyangka kalo ternyata tulisan ara yang kemarin itu nyata, kalo cerita kita ga akan berhenti sampai perjalanan gunung gede kemarin aja, tapi bisa terus mengukir cerita-cerita lainnya, dan hipotesis ara pun terbukti, kalo alam itu luar biasa keren, dalam waktu sesingkat itu mampu menciptakan ikatan luar biasa dari para personilnya. Berawal dari ga tahu siapa-siapa, dan pulang-pulang jadi tahu siapa-siapa. Punya temen-temen baru yang klop, hebat kan?

Dan Allah mempertemukan kita kembali di sini. PASAR SENI ITB, Minggu 23 November 2014. dan ini ceritanya :)

Harus berdesak-desakan di bis damri bareng lulu, dan kita percis berdiri di sebelah pintu bis, karena saking penuhnya, dan udah bisa ditebak kebanyakan dari penumpangnya bertujuan ke pasar seni. meskipun harus bertahan selama lebih dari 1.5 jam, tapi ara dan lulu tetep optimis menuju pasar seni!! semangat!!

Setelah melewati perjalanan yang super macet, dan pastinya karena pasar seni akhirnya sampai juga, langsung shalat dzuhur dan kebetulan di masjid salman ada drama, lumayanlah sekalian istirahat bisa sambil ketawa liat pemain-pemainnya yang super ekspresif sambil nunggu dewi dan kang azhari juga. Setelah ketemu mereka, dewi malah terpisah dengan kang ade, "gpp beb, nanti kalo jodoh juga pasti ketemu lagi" hehe, dan bener ga lama setelah itu, kang ade nelpon dewi dan kita pun jalan berlima, dan mulai menghunting foto-foto






Udah selesai foto-foto dan keliling satu puteran, kita lanjut makan, tapi ada satu hal lagi yang belum kelar. ketemu sama masep dan mas idham, karena kita udah janjian. haha entahlah sempet pesimis banget bisa ketemu atau engga sama mas-mas itu, liat kondisi HP yang ngga ada signal, tapi ternyata Tuhan sudah menggariskan pertemuan ini. line nyala, dan masep pun telpon ara. 
Akhirnya, ketemu juga sama masep dan mas idham, oh iya di foto itu ada temen baru, namanya mas yunus. salam kenal ya mas :)



Perjalanan pun dilanjutkan, diajak puter-puter lagi sama tuan rumah mas idham, dan tidak terduga kita ketemu sama mba cyndi dan mba cyintia, dan temen-temennya, hehe maaf ara lupa namanya. maafin. "kalo memang takdirnya ketemu ya ketemu, meskipun manusia tidak merencanakannya, begitu pun sebaliknya"




Di ujung perjalanan ada konser musik tradisional gitu, tapi karena keadaan' kita pun cuma bisa dengerin sambil duduk (atau ara aja sih lebih tepatnya) haha, tapi tetep ga keilangan moment dan keseruan. kita pun foto-foto lagi



Udah deh selesai, meskipun pertemuannya cuma sebentar dan ga ada acara yang spesifik, cuma jalan-jalan, foto-foto, dan ngobrol-ngobrol sebentar (bahas pertemuan selanjutnya di nangor tentang masak-masak) yeayy... semoga terlaksana :). gitu aja ^^ tapi tetep seru. karena bahagia itu sederhana, sesederhana perjalanan hari ini.

Meskipun terlihat simple, tapi ga sesimple itu kenangannya (haha gaya) dan selalu mencoba mengambil hikmah sebanyak-banyaknya karena disetiap perjalanan itu selalu ada makna dibalik itu semua jika kita mau membuka hati.
"Diawali dengan niat, sesulit apa pun perjalananya Allah selalu memberikan kelapangan hati dan pastinya kebahagiaan, dan persaudaraan itu indah kepada siapa pun mereka, ga peduli sebesar apa pun perbedaannya. Perjalanan juga membuat kita jadi lebih mengenal bagaimana orang lain dan dunia luar,  belajar lebih dewasa untuk saling mengerti satu sama lainnya, bukan hanya memikirkan tentang bagaimana aku saja, tapi juga tentang dia dan mereka"
Terima kasih atas perjalanan hari ini, semoga kita bisa segera bertemu lagi, dan kembali menorehkan cerita-cerita lainnya



Komentar