Bagaimana sistem telah mengahancurkan segalanya, dari bagian besar, hingga partikel-partikel kecil yang tak terlihat. Menjadikan semuanya lingkaran dosa yang tak berujung dan tak bisa terurai kembali menjadi benang-banang yang bisa bersintesis kembali. Semua jengah atas kehancuran itu, mencoba mencari-cari siapa yang bersalah, menuduh orang lain yang bersalah, bukannya memperbaiki, malah membuatnya semakin runyam. hingga pada satu titik, aku menyadarinya bahwa semua ini adalah korban sistem. sistem yang membuat semua lini di muka bumi ini tak pernah menjadi sinkron satu sama lainnya. tapi sistem seperti apakah itu? apalagi jika bukan sistem hina buatan manusia? sistem yang diakuinya adalah sistem terbaik, hasil para manusia hebat masa lalu.
Hahaha
Sungguh, sungguh,,,,
Menyedihkan
Tapi ko bisa ya? ada yang mau ribet-ribetnya melahirkan sistem baru, mengulangnya, bahkan me recycle ulang semua itu, padahal sudah jelas, bahwa sebelum semuanya tercipta, sistem itu sudah ada dengan bentuk tanpa cacat sedikitpun, yang tinggal siap pakai,,,
Tapi nyatanya?
Kehinaan manusia telah mengalahkan segalanya, kesombongannya yang menjadikan manusia hina. Kesombong pada pernciptanya sendiri? entah mungkin karena merasa bahwa hidup ini, dilahirkan dengan KEPLURALISME dan KEMAJEMUKANNYA yang membuat manusia bertoleransi pada orang lain, hingga tak menyadari bahwa semuanya telah tergadaikan, bahkan ketaqwaannya pada Sang Pencipta
#pengharapan#
jika kamu yang membaca ini, sedang atau ingin menjadi orang yang membuat sistem, pikir ulang dan pikir ulang! apa yang nanti akan kamu tetapkan untuk menjadi sistem!
Komentar
Posting Komentar