Belajar
bangkit dari keterpurukan karena rasa bersalah dan kehilangan, adalah apa yang
harus kita lakukan saat ini. Mencoba untuk menyusun kembali puzzle
kesempuranaan yang telah kita rasakan kemarin-kemarin. Merasakan kesempurnaan
hidup karena adanya kalian. Keluarga kecil yang lengkap dan penuh dengan cinta
didalamnya. Melengkapi kelemahan kita satu sama lain. Dan menjadikan keadaan
apapun di bumi ini, akan indah rasanya, keluarga yang menjadi muara terakhir
saat kepenatan dan kesedihan dapat terobati.
Aku
mencintai keluargaku, sangat dan teramat sangat, mensyukuri bahkan setiap detik
atas anugerah terbesar yag kumiliki di dunia ini melebihi apapun. Dan aku pun
tahu kalian, semua keluargaku merasakan hal yang sama. Bahwa ga ada lagi hal
berharga di dunia ini selain kalian, keluarga ku.
Hingga
aku merasa bahwa hidup ku begitu sempurna. Bukan karena aku dan kalian adalah
manusia yang sempurna, tapi karena kesempurnaan cinta yang kita miliki satu
sama lain.
Hingga
pada suatu saat, Allah mengambil salah satu dari kita, dan menjadikannya bidadari
kecil yang tak akan pernah tergantikan di hati kita masing-masing. Kita merasa
begitu kehilangan, dan ga hanya itu, aku atau mungkin kalian, harus terpuruk
untuk beberapa waktu yang tidak tahu akan sampai kapan.
Tahukah? Bahkan disaat-saat yang paling menentukan, aku
melakukan hal yang begitu bodoh, aku harus terpaksa gagal untuk beberapa ujian
praktek ku, dan semuanya menjadi terbengkalai.
Kenapa
semua ini harus terjadi bahkan saat aku harus berjuang di titik akhir
perjuangan pencapain mimpiku? Dan saat
kita merasakan indahnya kehadiran bidadari kecil yang sedang tumbuh dengan
segala keriangan dan tingkahnya yang suci dari dosa?
Kenapa Ya
Allah?
………………………
(tapi
sayangnya pertanyaan kenapa tidak akan pernah bisa terjawabkan, karena hanya
Engakau tahu)
Tapi yang
aku tahu, hidup ini terus berjalan, dan hidup bukan untuk masa lalu, tapi masa
depan. Hidup untuk orang yang masih ada di sekeliling kita dan membutuhkan kita
untuk memperlihatkan bahwa kita kuat dimata mereka. Dan cinta kita ada untuk
mereka, bahkan lebih, dan lebih. Dan menjadi satu-satunya cara untuk mengobati
rasa bersalah itu. Dan menjadi sarana kita untuk memperbaiki semuanya.
Memperbaiki kesalahan-kesalahan yang lalu.
Dan apa
yang sudah kita alami kemarin akan menjadi suatu hal yang indah, indah untuk
semuanya, walaupun kita sendiri tak pernah merasakan keindahan itu.
Allah
mencintai kita semua, tapi sayangnya kita ga pernah tahu bagaimana caranya
Allah mencintai kita, apakah dengan memberikan kita kebahagiaan ataukah malah
sebaliknya. Hingga kita sering bertanya, “Dimanakah rasa sayangMu pada kami Ya
Allah?” dan akupun sering bertanya dimana sifat rahman dan rahim –Nya.
Padahal
kita tahu, bahwa semua adalah takdir, takdir yang harus kita jalani, dan itu
menandakan bahwa kita tidak beriman. ( Maav Ya Rabbjika hamba berlaku seperti
itu)
Semua
sudah terjadi, takdir yang sudah ditakdirkan pada kita. Yang memaksa kita untuk
menjalaninya dengan ikhlas dan sabar. Dan terus percaya bahwa itu adalah
kuasanya. Dan hanya keimanan dan ketakwaan yang bisa melalui semua takdirnya.
Cobaan
dan keterpurukan akan membuat kita semakin terpuruk dan bahkan jauh dari Allah.
Tapi cobaan dan keterpurukan itu pula yang malah akan membuat kita menjadi
manusia yang lebih kuat dari awalnya. Tinggal kita memilih mana diantara
keduanya.
Sedih karena
merasa kehilangan, adalah hal yang wajar, tapi aku berharap kita satu sama lain
bisa saling mengerti keadaan kita masing-masing, dan tidak ada yang namanya
keegoisan untuk cinta, cinta akan selalu memberikan apa yang kita cintai
butuhkan. Terlebih rasa kasih sayang. Kita hanya butuh waktu untuk menata hati
kita kembali, agar semuanya menjadi lebih baik.
Aku
mencintai kalian, kedua orang tua ku, ketiga kakak perempuanku, dan
satu-satunya kakak laki-lakiku, dan juga kalian ketiga kakak iparku, tak lupa
untuk semua keponakan-keponakan kecilku dimanapun mereka berada, amang dan
bibiku. dan ga ketinggalan temen hidupku Dalpun. :)
Aku
mencintai kalian semua J
Dan Aku
ingin kita bangkit dari semua kesedihan ini, karena aku percaya kalian adalah
orang-orang hebat yang aku miliki.
Komentar
Posting Komentar