Aku dan Mereka

Part 1
Awal tahun 2012, berawal semuanya…
Aku dan ketiga serangkai R (Rara, Riri dan Rere)       
Aku dan ketiga serangkai itu sebenarnya sudah berteman lama, semenjak aku duduk di kelas X, hubungan kita baik, maksudnya kita baik tapi hanya sebatas temen sekelas, ga lebih, tapi ditahun ini ada kejadian yang ga biasa aku alami bersama mereka dan kisah ini ingin kuabadikan lewat tulisan.
X.G adalah tempat dimana awal kita bertemu, aku, rara, riri dan rere, awalnya aku ngerasa aga ga nyaman dengan mereka, tapi lama kelamaan semuanya berjalan baik dan apa adanya, mereka suka banget buat aku dan anak-anak kelas ketawa, akhirnya aku semakin nyaman dengan mereka,  aku jadi sering gabung, tapi entah semenjak kapan, ada hal yang buat aku ngerasa ga nyaman, akhirnya aku mundur, sampai kenaikan kelas tiba, aku berdoa semoga aku dapet temen baru, tapi ternyata Allah menakdirkan lain, Allah menakdirkanku untuk sekelas dengan mereka lagi, awalnya risih, karena di kelas X kita ga terlalu deket, tapi keadaan memaksa aku untuk dekat dengan mereka, ya setidaknya sebagai mantan kelas  bareng, tapi lamakelamaan aku ngerasa XI ini hubungan kita jadi lebih baik, aku jadi lebih deket, haha mungkin perasaanku aja.
Selama semester satu ga ada hal-hal yang luar biasa yang aku rasain, paling aku suka pinjem novel sama si gendut riri, dia baik, dan ga pernah aku lupa, sifatnya yang ambisius sama nilai masih tetep kebawa sampai sekarang, tapi itu ga jadi masalah, dan syukurnya dikelas XI ini, sifat ambisiusnya sedikit demi sedikit mulai berkurang, itu tentang riri, beda lagi tentang rara, dia remaja yang ceria dan terlihat bahagia, aku seneng kalo lagi bareng sama dia, dia juga anak yang gaul, dan update banget deh, dan untuk temen ku yang satu ini namanya rere, dia gadis yang gaul, dan ceria, tapi kadang suka jutek, dan suka ceplas ceplos, dan diantara mereka bertiga rerelah yang kadang ga satu pikiran sama aku,, tapi dia tetep jadi anak yang nyaman.
Itulah sekilas tentang mereka, sampai di Akhir tahun 2011, banyak hal yan terjadi diantara aku dan ketiga serangkai R, rara yang periang, harus bersedih karena adiknya telah dipanggil mengahadap sang pemilinya, riri yang biasanya ceria dan semangat banget, jadi kelihatan ga semangat, karena katanya prestasi belajarnya harus menurun, dan rere yang dulu bahagia banget karena punya gebetan pertama, harus sakit hati karena gebetannya ternyata ga sebaik apa yang dia fikir, dan untuk aku sendiri, sulit untuk dideskripsiin, yang jelas akhir tahun 2011, menjadi masa paling kelam ditahun ini
          Saat ketiga temen-temen ku sedang mengalami banyak masalah ingin rasanya aku membantu mereka, ya walaupun aku bukan siapa-siapa bagi mereka, tapi aku pingin banget ngeliat kebahagiaan yang selalu melekat pada diri mereka, apalagi rara, dia bener-bener kehilagan setengah dari kebahagiaan mereka, dan aku pingin bisa ngasih sedikit kebahagiaan buat rara, dan ternyata Allah ngedengerin doa’ku, saat kita UTS Allah memberikanku sedikit waktu untuk lebih mengenalnya, rara jadi suka cerita-cerita sama aku, dan yang paling aku inget, dia pernah bilang, ingin jadi lebih baik dari segi agamanya, tapi sia ngerasa susah banget, aku Cuma bisa terus memotivasinya…
          Tahun 2011, memberikan kita aku ujian yang berat, dengan beragam kisah dan cerita, akhir tahun 2011 bagaikan suatu kesedihan yang mendalam, dang a akan pernah bisa kita lupakan dan kita sembuahkan dalam waktu beberapa hari, tapi aku tetep menjalankan semuanya dengan semesetinya, entah bagaimana mereka menjalaninya, aku harap mereka bisa mengobati lukanya dan menutup akhir tahun ini dengan suka dan cita..   
          Januari 2012
          Hari pertama ku di sekolah, aku sambut dengan penuh harapan dan cita-cita, keterpurukanku di akhir tahun 2011, menjadi cambukan besar, bahwa aku harus bisa memperbaiki semuanya di tahun 2012 ini, tapi sayangnya dipagi yang cerah itu, tak dirasakan oleh riri, rara, dan rere, muka mereka cemberut, dan ga bergairah banget, ya akhirnya aku memulai duluan pembicaraan pagi itu, entah apa yang aku bicarain aku udah lupa, dan setelah kita ngobrol, aku nunjukin ke rara, sebuah novel yang judulnya “melukis pelangi” karya Okky Setiana Dewi, dan kalo aku ga lupa, aku bilang ra, ini bagus banget bukunya, kisahnya sama kaya kamu, baca ya ra…
          Tapi sayang, buku itu harus aku selesain dulu, maav ya ngga sempet di pinjemin, tapi aku seneng ada respond baik dari rara, dia suka buku itu,, hari terus berlanjut, dan pembicaraan aku dan mereka pun terus berlanjut, tapi kali ini pembicaraan kita beda,, yang biasanya Cuma tentang apa, tapi kali ini, kita ngebicarain tentang gimana caranya jadi muslim yang baik, terutama menjadi muslimah yang baik, ga bisa digambarin betapa bahagianya aku, ah akhirnya selama aku hidup aku bisa berguna juga buat orang lain, apalagi membuat orang jadi lebih baik pengetahuan agamanya, ya walaupun cuma dari obrola doang, tapi setidaknya ini bisa jadi kenyataan…
          Dan ternyata rara bener, di hari selasa yang aku lupa tanggalnya, dengan tergesa-gesa rara masuk kelas, aku bener-bener takjub ada yang beda dari dia, ternyata dia pake kerudung yang aku pake, kerudung geblus, yang ga transparan,, subhanallah, Alhamdulillah, makasih ya Rabb, engkau menunjukan hidayahmu untuknya, dan ketakjuban ku ga sampe disitu, besoknya, riri dateng dengan wajah yang lebih terlihat alim, ternyata dia juga peke apa yang rara pake, obrolan kitapun serasa ga ada habisnya, aku Tanya sama mereka, apa yang buat mereka berubah seperti ini dia bilang karena buku itu, buku itu yang udah menyadarkan mereka,,, begitu aku melihat bahwa allah maha penyayang…
          Hari-hari terus berlanjut, sampai pada hari itu rere memberanikan diri untuk berbicara dengan ku, dia bilang, bahwa dia juga dari dulu kepingin berbusana syar’i, tapi ga pernah bisa, dan saat ini dia ingin ngelakuin itu, rere pengen berubah, dan itu dia buktiin setelah pembicaraan itu, dia peke jilbab syar’i.. lengkaplah sudah ketiga serangkai itu…
          Kejadian hijrah mereka membuat aku dan mereka semakin dekat, kita jadi sering shalat dhuha bareng, jajan bareng, kemana-mana bereng, bahkan pulang bareng, dan masih aku inget sampai sekarang, hari rabu itu, kita makan gehu pedes bareng pemberian dari seseorang, tahu ga gehunya ada 4, haha apa coba, ya setidaknya lambang gehu itu melambangkan kita berempat,, ya walaupun Cuma perasaan ku aja, tapi hari itu aku bahagia banget…
          Thanks ya kawan….
          Semoga aku bisa ngerasain ini lebih lama…
          ……
          Tapi ternyata takdir berkata lain…
           



           


Komentar